Peningkatan Kapasitas SDM PKK dan Kader Kesehatan: Kelurahan Sukorame Gelar Sosialisasi Posyandu 6 SPM dan Diseminasi Asman Toga
- Nov 22, 2025
- KIM TRENGGINAS SUKORAME KOTA KEDIRI
[Sukorame, Kota Kediri] – Dalam upaya mendukung terwujudnya visi dan misi Kota Kediri MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni), Kelurahan Sukorame menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi PKK dan Kader Posyandu. Acara yang berfokus pada Sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Diseminasi Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) ini dilaksanakan pada hari Jumat, 22 November 2025, di Gedung Serbaguna Kelurahan Sukorame.
Dukungan Nyata Wujudkan Visi MAPAN
Lurah Sukorame, Vita Sari, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas SDM kesehatan, terutama para Kader Posyandu, merupakan pilar penting dalam mewujudkan aspek “Maju” dan “Produktif” dari Visi Kota Kediri MAPAN, di mana kesehatan masyarakat menjadi prasyarat utama untuk kemajuan dan produktivitas.
“Pelaksanaan kegiatan ini berdasar pada Perwali Kota Kediri No. 21 Tahun 2025 dan implementasi dari hasil Musyawarah Kelurahan Tahun 2024 terkait Peningkatan Kapasitas SDM PKK dan Kader Posyandu. Dengan adanya kegiatan ini saya sangat berharap ibu-ibu yang sudah familiar dengan Toga dapat membudidayakan Toga di rumah dan memanfaatkannya untuk menunjang kesehatan keluarga.” Ujarnya.
Fokus Utama: Layanan Primer dan Kemandirian Kesehatan
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para anggota PKK dan Kader Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang lebih komprehensif dan berkualitas kepada masyarakat serta aplikasi Asman Toga dalam kehidupan sehari-hari.
-
Asman Toga: Wujudkan Kesehatan Keluarga
Dalam sesi ini, narasumber Alex Bambang Setiadji, pemilik Sanggar Jampisae dan Bhre Pagung, memperkenalkan konsep Asuhan Mandiri (Asman) Toga kepada para kader kesehatan dan PKK. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Toga sebagai langkah mengurangi penggunaan obat kimia sintesis. Setiadji menekankan bahwa banyak Toga memiliki potensi dan khasiat yang teruji untuk membuat tubuh lebih sehat. Keunggulan Toga adalah selain murah dan mudah dibudidayakan, Toga juga minim efek samping saat dikonsumsi. Bahkan, konsumsi Toga telah menjadi warisan turun-temurun, terbukti membuat umur panjang seperti yang dialami oleh para leluhur kita dahulu. Setiadji juga mendorong para peserta yang hadir mulai membudidayakan dan memanfaatkan Toga karena memiliki peluang bisnis yang tinggi.
-
Posyandu 6 SPM:
Pada sesi ini, narasumber dari UPTD Puskesmas Sukorame, Endrastuti Sulistyo Utami, menjelaskan bahwa Posyandu sekarang memiliki tugas yang jauh lebih kompleks. Mereka tidak hanya sebagai unit, tetapi menjadi mitra kelurahan Sukorame dalam menjalankan enam SPM. Mandat baru ini mencakup spektrum tugas yang luas dan komprehensif, di antaranya:
-
Mobilisasi dan Partisipasi: Bertanggung jawab memobilisasi masyarakat agar aktif datang ke Posyandu.
-
Edukasi: Memberikan penyuluhan kesehatan dan gizi yang terarah pada kelompok sasaran.
-
Deteksi Dini: Melakukan deteksi dini risiko masalah kesehatan yang dihadapi warga.
-
Pendampingan: Membantu dan mendampingi warga dalam proses rujukan ke fasilitas kesehatan.
-
Kepatuhan: Memantau perilaku kepatuhan keluarga terhadap layanan kesehatan yang dianjurkan.
-
Akses Layanan: Membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan penting, seperti imunisasi, pemberian Vitamin A, dan Tablet Tambah Darah (TTD).
Yang menarik, perluasan tugas ini tidak hanya berhenti di sektor kesehatan. Sesuai dengan pelaksanaan enam SPM, Posyandu kini juga memiliki keterlibatan aktif di berbagai bidang lain.
“Posyandu kini juga memiliki tugas di bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) Linmas, dan sosial,” tegas Endrastuti.