Sukses Besar! Pagelaran Wayang Kulit Hingga Jaranan Meriahkan Gebyar Suro di Kelurahan Sukorame
- Jul 17, 2025
- KIM TRENGGINAS SUKORAME KOTA KEDIRI
[Sukorame, Kota Kediri] — Rangkaian perayaan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah (Gebyar Suro) di Kelurahan Sukorame telah sukses diselenggarakan dengan meriah dan penuh makna. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti dua acara kebudayaan utama yang dilaksanakan pada 17 dan 20 Juli 2025.
Semalam Suntuk Penuh Makna: Malam Tasyakuran dan Wayang Kulit (17 Juli)
Puncak spiritual dan budaya terjadi pada Jumat malam, 17 Juli 2025, dengan digelarnya Malam Tasyakuran dan Pagelaran Wayang Kulit.
Acara diawali dengan Malam Tasyakuran yang dihadiri oleh tiga pilar, tokoh agama, pejabat, kader dan warga setempat. Suasana khidmat menyelimuti Gedung Serbaguna Kelurahan Sukorame saat doa bersama dan muhasabah (introspeksi diri). Kegiatan ini menjadi penanda hijrah spiritual bagi masyarakat.
Setelah itu, seni tradisi mengambil alih panggung. Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk yang dibawakan oleh Ki Sindung Bima Nugraha sukses menghibur dan memberikan tuntunan moral. Lakon yang diangkat berhasil memukau penonton, menegaskan bahwa seni tradisi masih relevan sebagai media dakwah.
Penutup Spektakuler: Pagelaran Seni Jaranan (20 Juli)
Kemeriahan berlanjut pada Senin, 20 Juli 2025, dengan ditutupnya rangkaian acara melalui Pagelaran Jaranan.
Acara penutup ini menjadi pesta rakyat yang spektakuler. Anggota kelompok seni jaranan dari Mayangkoro Sekti menampilkan koreografi yang energik dan atraktif. Sorak sorai penonton, mulai dari anak-anak hingga dewasa, menambah semarak pagelaran ini, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap pelestarian seni lokal.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara Gebyar Suro berjalan lancar dan tertib. Ini adalah bukti bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan kita (warga Sukorame) terhadap budaya lokal sangat tinggi. Wayang memberikan tuntunan, dan Jaranan memberikan hiburan, keduanya menyatu dalam bingkai peringatan Tahun Baru Islam 1447 H." ujar Lurah Sukorame Vita Sari, S.E., M.M. saat menutup acara.
Segenap panitia juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga dan berharap nilai-nilai positif dari peringatan Tahun Baru Islam 1447 H atau Gebyar Suro ini dapat terus mengalir dalam kehidupan sehari-hari.